Rasa takut karena suatu kejadian

Tak bisa dipungkiri, sekuat apa pun orang itu, seganteng apa pun orang itu, atau sekaya apaun orang itu pasti mempunyai rasa takut. Rasa takut yang ada itu tidak didapatkan dari lahir / given, melainkan didapatkan dari suatu kejadian. Kejadian itu baik dialami langsung atau dialami oleh orang lain.

Dari survey yang saya lakukan terhadap 20 teman saya. Saya dapatkan data bahwa kebanyakan rasa takut itu muncul karena mereka mengalami suatu kejadian yang tidak mengenakkan.

Sebagai contoh : saya mempunyai teman, dan dia takut sekali kodok. saya pernah bertanya pada dia kenapa dia takut dengan kodok apakah dia jijik…??? jawaban yang saya dapatkan ternyata dia takut kodok karena pernah disembur oleh kodok. lengannya terkena semburan dan perlu waktu 3 tahun untuk menyembuhkannya. Ada juga bapak teman saya. dia sampai saat ini takut naik sepeda motor. alsannya karena dia pernah mengalami kecelakaan. saya sendiri terus terang sangat takut terhadap anjing. saat saya melihat anjing, saya selalu melindungi tangan saya baik itu menaikkan tangan saya, menyembunyikannya di saku jacket, dsb. penyebab saya takut anjing karena tangan saya pernah terluka digigit anjing. kalau saat ini saya melihat anjing saya pasti akan mengamankan tangan saya.

kesimpulan saya : rasa takut itu kebanyakan munculnya dari kejadian yang kita alami.

2 Responses to “Rasa takut karena suatu kejadian”

  1. trauma kali ya?? itu temen nya sama kyk saya takut kodok! eh tp jangan salah lho kdng rasa takut itu juga muncul gara2 kita belum pernah ngalamin nya…

  2. AQ PaLing takut ama kecoa . . soAlNYA pernah nempel di rok sekolah aQ . . ampE ckrng aQ masih takut . . aq jg takut kalo kehilangan rAng yg q cHayaNk . .

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>