Hujan di hari natal

Hari ini hujan deras sekali… Bali diguyur hujan dari pagi sampai malam dan tiada hentinya. Hujan disertai angin memperburuk keadaan. Jalanan tampak lenggang,  mungkin dikarenakan jarak pandang yang tergangu oleh hujan yang disertai angin. Suasana nampak seperti berkabut, jarak pandang mungkin sekitar 5 sampai 7 meter kedepan. Sangat berbahaya sekali kalau mengendarai motor ngebut + tidak dihidupkannya lampu depan motor.  Hujan yang dari pagi tiada hentinya tersebut menyebabkan suhu udara menjadi dingin. Akan terasa hangat kalau kita memakai jaket.

Saya sendiri malas untuk berpergian. Bangun tidurpun sebenarnya saya merasa malas. Kalau ada hujan tidur ini rasanya makin nyenyak… ada rasa nyaman tersendiri kalau kita tidur rikala hujan. Suhu udara diluar yang dingin akan memaksa kita mengenakan selimut untuk tidur, rasa hangat yang didapat menimbulkan sensasi nyaman yang membuat kita nyenyak tertidur. 

Kebetulan hari ini adalah hari natal. bagi saya hari natal identik sekali dengan hujan. Saya selalu melihat hujan disaat natal. Saya terkadang berpikir, kenapa kok di hari raya justru harus hujan kenapa ngga besoknya saja…? Kenapa harus hari ini…? Apakah karena pada bulan desember itu memang musim hujan…? Jawabannya sampai saat ini belum ditemukan. Semakin saya memikirkannya semakin saya tidak menemukan jawabannya. Kemudian saya cari tahu apa makna sebenarnya dari hujan dihari natal…. saya temukan sendiri setelah saya melihat diri saya sendiri. Saya selalu sibuk dengan pekerjaan saya sehingga saya tidak sempat berkumpul dengan keluarga. Bagi saya waktu adalah uang, tidak ada waktu untuk bersantai-santai apalagi minta liburan. Semua hari saya anggap hari senin… hari yang benar-benar menantang. Tidak peduli siang atau malam saya pasti melaksanakan perkerjaan saya. Dengan adanya hujan ini saya merasa malas untuk berpergian dan lebih memilih tinggal dirumah. Tentunya saya mempunya waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Berbincang-bincang ataupun bersenda gurau. Coba kalau hari ini tidak hujan… mungkin saya akan memutuskan untuk pergi keluar entah kemana dan meninggalkan waktu berkumpul bersama keluarga.

 Dari kejadian itu satu hal yang saya yakini ada suatu hikmah atau makna dalam suatu kejadian. Segala sesuatu itu seperti objek 3D… berbeda-beda tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Kalau kita melihatnya dalam sisi yang jelek, maka kita akan menggangap kejadian itu jelek. Tapi kalau kita melihat dari sisi yang bagus, maka kejadian itu akan terlihat bagus. Kejadian itu tergantung dari sisi mana kita memandang. Apakah sisi baik atau jelek… jadi saya biasakan untuk melihat sesuatu itu dari 2 sisi yang berbeda.

3 Responses to “Hujan di hari natal”

  1. Hujan hujan begini paling enak yang tidur, sayang akhir akhir ini tidak bisa nyaman seperti itu karena takut banjir. :(

  2. yah, gak ada ujan, ribut, dikasih ujan, resah? mo gimana lagi, memang kita manusia selalu begitu…

  3. sama kalau lagi hujan kerjanya males, karena cuaca yang dingin membuat kita terbuai dalam dinginnya hujan ditambah dengan gemercik suara hujan seolah menjadi musik pengiring tidur

Leave a Reply

You can use these XHTML tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <blockquote cite=""> <code> <em> <strong>